TKI teraniaya, pemerintah nonsent

TKI teraniaya, pemerintah nonsent

Seringkali terdengar hangat ketika melihat peristiwa penganiayaan terhadap TKI ( Tenaga kerja Indonesia ) yang di kirimkan ke luar negeri menjadi PRT ( Pembantu Rumah Tangga ) ataupun yang lain dengan memberikan jaminan atas keselamatan kepada TKI tersebut selama aktif menjadi pekerja di Luar negeri. penganiayaan tersebut sudah kesekian kalinya dan masih saja pemerintah tertegun tidak memberikan tindakan tegas terhadap negara yang menerima import pekerja dari Indonesia. ini sungguh menyedihkan sekali ketika melihat sikap pemerintah yang acuh tak acuh hanya menampakkan berbagai bentuk penyiksaan di mass media. hingga sekarang peristiwa terbaru yakni pertisitwa penganiayaan terhadap Sumiati TKI yang bekerja di Saudi Arabia dengan memotong bibir TKI tersebut. ini merupakan salah satu peristiwa yang sama sadisnya dengan tipe penganiayaan sebelumnya. tapi, yang mendominasi tipe penganiayaan menyiram air panas kepada TKI. ini yang seringkali terjadi pada TKI.

melihat segi penjaminan keselamatan dengan melihat bagaimana kerjasama antar negara terjalin. dalam artian bagaimana peran kedua negara tersebut memberikan bentuk tindakan tegas terhadap segala peristiwa yang terjadi kepada bangsanya. tujuan utama kerjasama adalah saling memenuhi kebutuhan yang di perlukan oleh kedua negara tersebut, dan kebutuhan tersebut tak lain hanya untuk bangsanya. disinilah, pemerintah untuk lebih memerhatikan bangsanya yang ternyata mendapatkan penganiayaan terhadap negara tetangga. sungguh pemerintah untuk lebih menampakkan ketegasan pemerintah dalam menangani kasus Sumiati salah satu TKI yang teraniaya oleh majikan Arab Saudi.

sebenarnya mengapa kasus aniaya Sumiati TKI dari NTB tidak di tindak lanjuti dalam artian di bawa ke meja hijau dan mempertemukan antara majikan dan korban aniaya. menurut saya, mungkinkah ada hubungannya dengan jamaah haji yang sekarang sedang melaksanakan ibadah haji. dengan maksud jika kasus ini di tindak lanjuti maka ancaman kesalamatan akan jatuh pada jamaah haji asal Indonesia. seperti mempertaruhkan jutaan jiwa warga Indonesia dengan satu orang yang menjadi korban aniaya ini. sungguh merupakan masalah yang sulit sekali menurut kita sebagai bangsanya, tetapi pemerintah harus tahu jalan tengah supaya kasus ini tidak merembet kepada jutaan jamaah haji asal Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *