Tidur Menuai Pahala

Tidur Menuai Pahala

Bermalasan membuat kita jauh dari rezeki. Dimana tuhan telah memberikan banyak kenikmatan yakni rezeki pada setiap manusia. Tinggal manusia mampu berusaha untuk menemukan rezeki yang disiapkan oleh sang maha pemberi. Dan sudah tentu, usaha tidak dibarengi dengan sifat yang baik, rajin dan disiplin mampu mempersulit laju kehidupan kita menjadi lebih baik. Apalagi, bermalasan masih membelenggu aktivitas mereka, sudah barang tentu tidak dapat mendekatkan diri pada rezeki. Seperti tidur yang merupakan salah satu aktivitas yang termasuk dalam lingkup bermalasan. Dan jika memaknai tidur tidak sesuai dengan kaidah nilai, maka sembarangan orang terus melakukan hal demikian setiap harinya.

Sebenarnya tujuan orang tidur yakni hanya satu untuk melepas lelah. Tetapi jika sampai tidur seharian sudah tentu orang tersebut salah memaknai istilah tidur. Sebab, selain tidur merupakan hal yang bermalasan, juga tidur mampu menurunkan tenaga kita jisa tidur terlalu lama durasinya. Layaknya putri tidur yang takkan terbangun dari tidurnya jika pangeran tidak membangunkannya. Tapi ada tidur yang menuai pahala. Tidur yang bisa disebut ibadah. Yakni tidurnya orang berpuasa. Dimana disebutkan dalam Al-Qur’an dan Hadits bahwasannya tidurnya orang berpuasa adalah ibadah. Tentu ibadah menuai berkah yakni pahala. Tetapi jika salah memaknai, maka seharian penuh bakal diisi dengan tiduran saja ini salah. Tidurlah setelah semua urusan kamu terselesaikan semua, maka bias disebut tidurnya mereka adalah ibadah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *