Publisitas Perlu Tapi Kwalitas Lebih Penting

Publisitas Perlu Tapi Kwalitas Lebih Penting

Sekali lagi keresahan mulai singgah di hati para suporter Timnas melihat pertandingan kemarin malam. Semua terkejut dengan permainan Timnas, mulai tidak menunjukkan permainan yang sama dengan permainan di tuan rumah sehingga mampu membawa ke babak final. Ini merupakan puncak semangat suporter untuk andil dalam memberikan apresiasi kepada Timnas. Apresiasi tersebut banyak sekali bentuknya. Salah satunya media massa yang sering meliput semua kegiatan baik latiahn maupun kehidupan sehari-hari dari personal timnas. Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi Timnas serta personalianya. Sehingga publisitas semakin menuju titk puncak ( naik daun ). Dan seharusnya Timnas melihat publisitas yang demikian lebih menampakkan diri yang begitu naik pitam dalam menyusun strategi penyerangan dalam pertandingan bola di babak Final kemarin malam.

Ini yang menjadi hal yang mulai memengaruhi kinerja personalia pemain Timnas, yang akhirnya pada pertandingan kemarin tidak memperlihatkan klimaksnya. Sehingga score yang di dapat jauh 0-3. Inilah dampak jika melihat publisitas yang lebih dipentingkan yang merupakan salah satu bentuk apresiasi masyarakat untuk mendukung Timnas. Sebenarnya publisitas perlu dalam hal meningkatkan semangat dan mental pemain dalam memenangkan pertandingan kemarin. “Tapi barangkali menurut pelatihnya itu sudah mengganggu dan itu saya pahami. Wajar kalau pelatihnya marah,” Ujar Alfred Riedl ( Pelatih Timnas ). Setidaknya kwalitas yang mungkin untuk lebih ditumbuhkan lebih terfokus pada lapangan bukan pada publisitas yang sehingga membawa pengaruh yang tidak bisa di ajak kerjasama. Kwalitas yang diperlukan adalah konsentrasi terhadap lapangan, mental personalia timnas terhadap lawan, dan strategi formasi penyerangan untuk lebih mempunyai klimaks ketika disuguhkan di pertandingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *