Presidium Incompeten

Presidium Incompeten

Seringkali setiap diadakannya suatu sidang yang masih dalam tataran edukasi, masih saja pemilihan Presidium kurang begitu berkompeten. ini yang menjadi jalannya suatu persidangan juga kurang efektif. Tetapi dengan keterbataan demikian, Presidium diwajibakan penuh mengatur jalannya persidangan. Persidangan ini bukan terfokus pada hukum pidana, tetapi sidang yang membahas tantang kinerja setahun selama kekuasaan ditangan personal yang dinobatkan sebagai ketua umum. Mekanisme pemilihan presidium dengan jalan voting. Padahal dalam metodhe pengambilan kepurtusan ada kurang lebih 3 cara, yakni Lobiying, Voting, dan keputusan yang diambil dari pihak Presidium. Presidium adalah pemimpin rapat yang bertanggung jawab jalannya suatu sidang untuk mendapatkan keputusan yang mufakat, yang mana tidak mempunyai hak untuk memberikan suatu opsi.

Kandidat yang terpilih juga sangat mendadak. Artinya penentuan kandidat tidak disiapkan sebelum rapat berlangung. Jadi resiko yang ditanggung adalah, kandidat yang asal pilih tanpa melihat kesanggupan personal kandidat ataupun kemampuan yang dimiliki masalah tataran proses persidangan yang akan diambil alihnya. Presidium Incompeten menjadi hal yang sangat fatal, sebab jika halnya rapat sidang ini mengalami chaos, yang menjadi pihak paling bersalah adalah para konstituen yang memilih asal memilih kandidat yang terpilih. Biasanya Presidium dibutuhkan 2 orang, diantaranya sebagai Presidium 2 dan Presidium 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *