Jangan Membuat Orang Lain Kerepotan

Jangan Membuat Orang Lain Kerepotan

Jangan Membuat Orang Lain Kerepotan

Kenapa kita diharuskan,”jangan Membuat Orang Lain Kerepotan”. Apa maksudnya, dalam pekerjaan. Kita dengan senangnya melemparkan tugas kita kepada orang lain. Itu merupakan salah satunya, tapi ada yang lebih penting. Pada point sebelumnya membahas “Terlihat Menonjol pada Kinerja Anda”, kita mendapatkan sisi positif. Kinerja kita di mata bos terlihat baik.

Akan menjadi bahan pertimbangan dirinya untuk kantor. Tapi, ketika kinerja anda sudah dinilai baik, apalagi di mata bos anda. Tetapi tidak ada daya pendukung bagi anda. Seperti saat melakukan rapat, anda dengan asyik bermain ponsel anda. Apa itu tidak merepotkan orang lain. Semua karyawan ingin rapat ini selesai dengan target yang telah ditentukan.

Jika rapat ini hanya sebagai ajang kumpul sama teman. Bukan disana tempatnya, beda lokasi beda profesi. Teman kalian ingin rapat ini berhasil, tapi dengan anda suka bermain ponsel seperti itu. Akan mengganggu rapat yang diselenggarakan kepala direksi anda. Hal demikian sudah termasuk dalam sikap yang buruk

Kinerja yang bagus tetapi tidak ada daya pendukung yakni sikap yang baik. Dan lebih menonjolkan sikap yang buruk, apalagi sudah masuk dalam penilaian kepala direksi. Persiapkan anda akan diberhentikan untuk lebih mengerti dan ketahui apa kesalahan anda harus diberhentikan. Segera minta maaf atas segala kesalahan yang sudah anda perbuat di kantor anda. Semoga bisa menjadi pertimbangan kembali melihat potensi yang anda miliki.

Itulah ketiga Strategi pertahankan posisi anda di kantor. Semoga bisa bermanfaat buat anda, dan perhatikan potensi anda punya. Selanjutnya, pertimbangkan kembali posisi kerja anda apakah sudah masuk dalam passion anda. Atau ada hal lain

Back To

Strategi Pertahanan Posisi Di Kantor

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *