Insfrastruktur Kembali Menelan Korban

Insfrastruktur Kembali Menelan Korban

Sungguh tragis ketika bencana kembali terjadi di negeri Indonesia. Negeri yang makmur nan sentosa, kini mengalami kembali bencana yang tidak terduga akan terjadi di kesokan hari. Sudah sekian lama, berjalannya waktu Tsunami pernah melanda, baru-baru ini Gunung merapi meletus pun menelan korban. Itu merupaka skala alam yang tidak bisa dihindari tetapi manusia masih bisa melakukan antisipasi. Lain halnya dalam skala Infratruktur. Dimana infrastruktur merupakan faslilitas umum yang diberikan kepada masyarakat oleh pemerintah untuk mempermudah akses transportasi khususnya dalam melakukan berbagai aktivitas.

Seperti halnya jalan tol, mempercepat laju perjalanan daripada lewat jalan yang biasanya. Jalan tol merupakan jalan alternatif, yang mempermudah pengguna semakin cepat untuk menuju tempat tujuan. Tetapi masalah penggarapan pun masih saja mengundang pro dan kontra. Karena sudah semestinya pemerintah mampu melakukan ganti rugi atas proyek yang sedang dilakukan. Dan lahan untuk pembangunan tol merupaka tempat tinggal warga, yang memang sejak awal mengalami sengketa tanah. Beginilah infrastruktur mempunyai fungsi yang hakiki, mempermudah masyarakat untuk akses transportasi lebih cepat sampai tujuan.

Disetiap ruas jalan dibangun berbagai macam infrastruktur, seperti jalan raya, jembatan laying, trotoar, taman bunga yang mrupakan pundi-pundi kota, dan sebagainya. Dalam setiap fasilitas umum mempunyai fungsi tersendiri bagi pengguna, dalam menjalankan aktivitas pun mengalami efisiensi. Sebagai masyarakat yang merupakan warga pengguna infrastruktur pun harus bisa merawat segala macam infrastruktur yang dibuat pemerintah. Dengan pemeliharaan tersebut, infrastruktur pun mengalami perkembangan yang pesat dan makin awet tidak samapai memakan korban.

Tetapi, masih saja infratruktur membawa korban yang cukup banyak. Seperti jalan raya masih terdapat jalan berlubang, mengakibatkan pengendara sepeda motor yang terlalu cepat laju kendaraan, akhirnya mengalami kecelakaan karena tidak bisa menghindari lubang jalan raya yang kurang terawat tersebut. Dan kini yang baru, pada hari sabtu, 26 November 2011, tepatnya di kota Kalimantan terdapat peristiwa yang tidak terduga, jembatan yang terdapat di Kertanegara mengalami roboh yang sehingga menelan banyak jiwa.

Seperti yang diberitakan di media massa, Jembatan Kertanegara roboh hingga kini masih belum kedapatan alasan atas kejadian tersebut. Peristiwa tersebut terjadi ketika adanya perbaikan jembatan. Dan disaat itu pula, setidaknya prose perbaikan diikuti dengan tutupnya akses transportasi jembatan tersebut. Tetapi, waktu itu penutupan jalan sementara pun tidak dilakukan, sehingga mengalami penambahan beban pada tubuh jembatan. Akhirnya, dengan kelebihan beban, jembatan Kartanegara pun tidak bia menahan dan akhirnya robh. Para pekerja pun tiba-tiba hilang, sedangkan macam kendaraan yang melewati jembatan tersebut pun ikut menjadi korban. Semuanya masuk kedalam laut, yang akhirnya menelan beberapa korban.

Jembatan Kertanegara merupakan infrastruktur pemerintah yangmemang tujuan pembangunan ini adalah seperti halnya jalan tol tetapi yang menjadi pembeda  adalah pengguna jembatan ini adalah untuk semua jenis kendaraan. Tetapi, kini kejadian kembali, infrastruktur pemerintah menelan korban seperti halnya kejadian di ruas jalan raya yang masih ditemukan lubang yang akhirnya menelan korban pengendara sepeda motor. Dan kini giliran Jembatan menelan korban cukup banyak, diantaranya pengendara sepeda motor, mobil, dan bus. Ini setidaknya menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk melakukan perhatian kembali terhadap pemeliharaan jembatan Kartanegara tersebut. Kini, sampai pada proses evakuasi jenazah, dan korban luka-luka. Semoga proses Evakuasi berjalan lancer, dan tidak lagi ada korban susulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *