Himbauan Masyarakat Minimalisir Konsumsi BBM Bersubsidi

Himbauan Masyarakat Minimalisir Konsumsi BBM Bersubsidi

Kementerian ESDM akan mengeluarkan kebijakan menghimbau masyarakat minimalisir konsumsi BBM bersubsidi. Sebagai langkah menghemat pemakaian BBM dan listrik. Kenaikan BBM Bersubsisi yang tertunda mengakibatkan Subsidi BBM bengkak berkisan 4-5 triliun rupiah. Meski pemerintah masih mempunyai dana kompensasi sebesar 30.6 trilium cukup untuk menutupi. Untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi, dihimbau bagi pemilik mobil wajim memakai Pertamax khususnya mobil Dinas.

Rencana stasiun pengisian bahan bakar tidak menyediakan premium yang direlokasikan di sekitar pemukiman mewah. Hanya Pertamax sebagai bahan bakar yang tersedia. Seluruh kendaraan diwajibkan konsumsi Pertamax. Ini sebagai langkah penekanan konsumsi BBM dan Listrik. Menimbang keputusan pemerintah tidak menaikkan harga BBM. Mengakibatkan subsisi BBM bengkak berkisar4-5 triliun rupiah.

Pemerintah juga mendorong diverifikasi energi untuk mengurangi konsumsi BBM bersubsidi terkait percepatan program pemerintah pengalohan BBM ke bahan bakar gas di sektor transportasi. Selain itu, pemerintah melakukan percepatan penyelesaian proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap batubara dan meningkatkan pemanfaatan tenaga matahari untuk pembangkit, ujar Jero Wacik, menteri ESDM seperti yang dikutip surat kabar Kompas 3 April 2012.

Dengan disetujukan APBN-P, keputusan pemerintah sebagai langkah penyesuaian harga BBM dengan kebijakan pendukung. Hingga saat ini ICP sudah mencapai US$100/barel. Pemerintah masih bertahan untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi. Padahal dalam perundangan yang disahkan dalam rapat paripurna kemarin, didalamnya berisi bahwa jika mengalami kenaikan atau penurunan minyak dunia sebesar 15%, pemerintah dapat melakukan tindakan yang sesuai dengan pasal yang disebutkan pada APBN-P. Dalam penghitungan 30 hari terakhir, deviasi rata-rata ICP lebih besar dari 5%. Pemerintah masih bertahan untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *