Hadits Muthahharah: Manusia yang Selamat

Hadits Muthahharah: Manusia yang Selamat

Sumber hukum islam terdiri dari dua macam, yakni Qur’an dan Hadits. kedua sumber inilah yang menuntun manusia menuju jalan yang benar. jalan yang diberikan untuk mendapatkan keselamatan di dunia dan akhirat kelak. terdapat Hadits Muthahharah, hadits yang berisi dialog antara Khalid bin Walid dengan Rasullullah S.A.W. Dari Sayyidina Khalid bin Al-Walid Rdiallahu’anhu telah berkata : Telah datang seorang arab desa kepada Rasulullah S.A.W yang mana dia menyatakan tujuannya : Wahai Rasulullah! Sesungguhnya kedatanganku ini adalah untuk bertanya kepada engkau mengenai apa yang akan menyempurnakan diriku di dunia dan akhirat. Maka baginda  S.A.W telah berkata kepadanya

Tanyalah apa yang engkau kehendaki :

Dia berkata : Aku mau menjadi orang alim

Baginda S.A.W menjawab : Takutlah kepada Allah maka engkau akan jadi orang yang alim

Dia berkata : Aku mau menjadi paling kaya

Baginda S.A.W menjawab : Jadilah orang yang yakin pada diri engkau maka engkau akan jadi orang paling kaya

Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang adil

Baginda S.A.W menjawab : Kasihanilah manusia yang lain sebagaimana engkau kasih pada diri sendiri maka jadilah engkau seadil-adil manusia

Dia berkata : Aku mau menjadi orang yang paling baik

Baginda S.A.W menjawab : Banyakkan zikrullah niscaya engkau akan jadi orang istimewa di sisi Allah

Dia berkata : Aku mau disempurnakan imanku

Baginda S.A.W menjawab : Perelokkan akhlakmu niscaya imanmu akan sempurna

Dia berkata : Aku mau termasuk dalam golongan orang yang muhsinin (baik)

Baginda S.A.W menjawab : Beribadatlah kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya dan jika engkau tidak merasa begitu sekurangnya engkau yakin Dia tetap melihat engkau maka dengan cara ini engkau akan termasuk golongan muhsinin

Dia berkata : Aku mau termasuk dalam golongan mereka taat

Baginda S.A.W menjawab : Tunaikan segala kewajiban yang difardhukan maka engkau akan termasuk dalam golongan mereka yang taat

Dia berkata:Aku mau berjumpa Allah dalam keadaan bersih daripada dosa

Baginda S.A.W menjawab : Bersihkan dirimu daripada najis dosa niscaya engkau akan menemui Allah dalam keadaan suci daripada dosa

Dia berkata : Aku mau dihimpun pada hari qiamat di bawah cahaya

Bagainda S.A.W menjawab : Kasihanilah dirimu dan kasihanilah orang lain niscaya Allah akan mengasihanimu pada hari qiamat

Dia berkata : Aku mau menjadi semulia-mulia manusia

Baginda S.A.W menjawab : Jangan membedankan sesuatau perkara pada orang lain niscaya engkau akan menjadi semulia-mulia manusia

Dia berkata : Aku mau menjadi segagah gagah manusia

Baginda S.A.W menjawab : Senantiasa berserah diri (tawakkal) kepada Allah niscaya engkau akan jadi segagah-gagah manusia

Dia berkata : Aku mau dimurahkan rezeki oleh Allah

Baginda S.A.W menjawab : Senantiasa berada dalam keadaan bersih ( dari hadas ) niscaya Allah akan memurahkan rezeki padamu

Dia berkata : Aku mau termasuk dalam golongan mereka yang dikasihi oleh Allah dan rasulNya

Baginda S.A.W menjawab : Cintailah segala apa yang disukai oleh Allah dan rasulNya maka engkau termasuk dalam golongan yang dicintai oleh Mereka

Dia berkata : Aku mau diselamatkan dari kemurkaan Allah pada hari qiamat

Baginda S.A.W menjawab : Jangan marah kepada orang lain niscaya engkau akan terselamat daripada kemurkaan Allah dan rasulNya

Dia berkata : Aku mau diterima segala permohonanku

Baginda S.A.W menjawab : Jauhilah makanan haram niscaya segala permohonanmu akan diterimaNya

Dia berkata : Aku mau agar Allah menutupkan segala keaibanku pada hari qiamat

Baginda S.A.W menjawab : Tutuplah keburukan orang lain niscaya Allah akan menutup keaibanmu pada hari qiamat

Dia berkata : Siapa yang selamat daripada dosa ?

Baginda S.A.W menjawab : Orang yang senantiasa mengalir air mata penyesalan, mereka yang tunduk pada kehendakNya dan mereka yang ditimpa kesakitan

Dia berkata : Apakah sebesar-besar kebaikan di sisi Allah ?

Baginda S.A.W menjawab : Elok budi pekerti, rendah diri dan sabar denan ujian (bala’)

Dia berkata : Apakah sebesar-besar kejahatan di sisi Allah ?

Baginda S.A.W menjawab : Buruk akhlak dan sedikit ketaatan

Dia berkata : Apakah yang meredakan kemurkaan Allah di dunia dan akhirat ?

Baginda S.A.W menjawab : Sedekah dalam keadaan sembunyi ( tidak diketahui ) dan menghubungkan kasih sayang  (silaturrahim)

Dia berkata : Apakah yang akan memadamkan api neraka pada hari qiamat ?

Baginda S.A.W menjawab : Sabar di dunia dengan bala dan musibah

Refrensi: Forsikompak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *