BMKG, Sigap Tanggap Bencana

Di tahun 2012, semakin banyak peristiwa yang tidak jauh dari alam. Alam berperan penting dalam berbagai aspek. Tetapi, kita pun juga bisa untuk merawat agar alam tidak mengalami kerugian. Yang berakibat, bencana terjadi dimana-mana. BMKG, sikap lebih sigap tanggap terhadap bencana alam yang terus bergulir terjadi di Tanah Air. Badan Meteorologi, Klematologi, dan Geofisika terus berupaya memberikan informasi aktual terkatit bencana alam baik pra maupun pasca kejadian. Sebagai bentuk tindakan secara kebersamaan saling menyelamatkan satu sama lain. Sehingga bencana alam tidak sampai menelan korban.

Upaya tersebut terus bergulir, seperti yang baru terjadi di Banda Aceh. Gempa bumi disertai dengan gelombang air laut tinggi. Menandakan bakal ada Tsunami, tetapi setelah di prediksi kembali BMKG menghimbau bahwa Gempa kali ini tidak memicu adanya Tsunami. Meski demikian, gempa terjadi dan menelan korban. Tetapi, masyaraakt sudah sigap dan tanggap ketika getaran tanah akibat gempa bumi, segera keluar dari dalam gedung. Sebagai cara menyelamatkan diri juga orang lain dari reruntuhan bangunan.

Korban meninggal di dominasi bukan karena reruntuhan, tetapi penyakit telah lama, terjadi gempa jantung mengalami gangguan. Sehingga sakit jantung pun tidak teratasi di situasi yang sangat genting. Gempa berlangsung bukan sekali, tetapi beberapa kali. Gempa susulan terus terjadi, sampai tengah malam gempa mulai reda dan tidak terjadi kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *